Senin, 23 Maret 2020
CORONA, SENJATA CHINA UNTUK MENGUASAI DUNIA
Oleh : Abd. Latif
Banyak orang mengira bahwa virus corona yang bersumber dari kota Wuhan China adalah bencana dan adzab dari Tuhan atas kesombongannya. Bahkan banyak orang mengira bahwa corona adalah balasan Tuhan atas kekejaman komunisme China terhadap muslim Uighur. Atau ada sebagian orang yang menyatakan bahwa corona adalah senjata biologi China yang bocor karena kelalaian semata. Itu semua adalah spekulasi orang untuk menyampaikan pendapatnya. Benarkah corona itu adalah bencana, adzab, atau sekedar kecerobohan manusia ? tidakkah kita berfikir bahwa semua itu telah diskenario untuk menjadi senjata China dalam menguasai dunia ?
Hampir semua ideologi kafir telah terputus urat kemanusiaannya. Dia akan korbankan ribuan bahkan jutaan nyawa manusia hanya untuk memuaskan nafsu keserakahannya. China dibawah pimpinan Mao Tse Tung telah menghabisi 6-10 juta nyawa rakyatnya. Dan kini China dibawah komando Xi Jinping telah membunuh 3.249 jiwa atas nama virus corona. Begitu juga Amerika telah membunuh 3.000 nyawa dan membuat luka 6.000 jiwa atas nama perang melawan teroris dengan meledaknya Gedung kembar Word Trade Center (WTC). Artinya, baik kapitalisme yang dipimpin AS dan komunisme dibawah China tak segan-segan menghabisi nyawa rakyatnya sendiri untuk meraih cita-cita politiknya.
Mengorbankan rakyat untuk meraih cita-cita politiknya adalah hal biasa dalam pandangan kapitalisme dan komunisme. Jadi tidak berlebihan jika hilangnya nyawa yang mencapai 3.250 dari warga China adalah semata-mata hanya kepentingan politik negara. Apa alasannya bahwa virus corona adalah senjata China untuk menguasai dunia?
Covid19 bermula di China dan merebak hampir 152 negara di dunia. Seluruh warga dunia dibuat mencekam karena fasilitas medis yang kurang. Akibat ketakutan dunia yang luar biasa hampir banyak negara lockdown. Buah dari itu pasaran saham dunia turun hingga 30%. Minyak dunia jatuh hingga ke pasaran USD 20/barrel. Rusia kehilangan USD420 milyar, Saudi kehilangan USD490 milyar, dan hampir banyak negara megngalami kerugian.
Sedangkan kini China telah menang dalam perang melawan corana karena fasilitas yang telah disiapkan. Rumah sakit khusus corona yang didirikan 3 bulan yang lalu akan segera ditutup karena pasien yang semakin kecil. Orang-orang Wuhan sudah bisa keluar rumah dengan tenang. Kini China hampir bersih dari corona. Sedangkan di negeri-negeri lain sedang berjuang keras melawan corona. Di negeri Asia, Eropa, Korea, atau pun AS semua sedang sibuk atau bahkan lockdown dalam melawan pandemic corona.
Disinilah senjata China dimainkan. Saat semua lockdown dan sibuk memerangi corona sehingga ekonomi dunia melemah, harga saham murah, China memborong dan menguasainya. Minyak dunia, saham-saham yang murah dikuasai dan diborong China. Bahkan dalam bidang medis China telah menawarkan hasil teknologinya ke negara dunia. Banyak peralatan medis dan bahkan vaksin dari China untuk penanggulangan corona telah menguasai pasaran dunia. Kini ekonomi dunia dalam kendali China.
Jelaslah bahwa sebenarnya corona adalah senjata China untuk menguasai dunia. Rakyat hanya tumbal untuk sebuah konspirasi politik negara. Karena komunis dan kapitalis sama-sama telah lenyap rasa kemanusiaannya. Mereka akan mengorbankan siapa saja untuk meraih cita-cita politiknya. Masihkah kita memuja konsep-konsep kapitalis dan komunis? Masihkah kita tidak percaya pada keagungan syariat islam? Bukankah hanya islam ideologi yang sesuai dengan fitroh manusia ?
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Jangan membuat berita tak berdasar om...apa dasarnya anda katakan vaksin nya sudah ada dr cina, terus kerugian akibat harga minyak dunia turun di rusia sekian di arab sekian, anda yakin bung? Dasar penghitungan nya apa? Terus anda bilang juga rumasakit khusus corona sudah dipersiapkan sejak 3 bulan yg lalu, padahal dr berbagai referensi, rumahsakit itu baru dibangun stelah merebaknya wabah corona, anda bohong besar bung. Propaganda anda ini menjurus ke propaganda anti cina, ingat loh, penggiringan opini semacam ini dapat berakibat fatal...idiologi syariat islam sangat bgs kalo diterapkan penuh, tp anda juga harus tau ini indonesia yg berbineka tunggal ika, kalo anda tdk suka, silahkan keluar dr indonesia
BalasHapus