Sabtu, 07 Maret 2020

MENGIDENTIFIKASI PENUMPANG GELAP DALAM AKSI SUPER DAMAI


Oleh: Achmad Syaiful Bachri

Dalam sebuah aksi damai biasanya ada penumpang gelap yang menyusup dalam sebuah barisan. Biasanya penumpang gelap ini adalah penyusup dari pihak yang kontra dengan tuntutan yang disampaikan peserta aksi. Mereka tak rela opini yang disampaikan bisa goal.

Ada beberapa tujuan penumpang gelap ini. Diantaranya, menciptakan anarkisme dalam sebuah aksi damai, merusak kekhidmatan acara, serta membelokan opini.

Di Semarang, tiba tiba ada orang yang berbaju batik, berteriak menyuruh agar peserta aksi bubar karena menurut dia ada penumpang gelap. kekhidmatan acara pun mendadak terganggu. Orang ini menuduh ada penumpang gelap HTI di antara peserta aksi ketika ada spanduk Tragedi Muslimin di India, Karena Tiadanya Khilafah, Khilafah Pelindung Umat.

Padahal, semua peserta aksi telah sepakat membela kaum muslimin India, mengecam pemerintah dan umat hindu India, serta yang urgen, peserta aksi ini satu suara menyuarakan bahwa solusi satu satunya untuk menyelamatkan umat Islam di India adalah dengan menegakan Khilafah. Semua peserta yakin bahwa hanya Khilafah lah yang mampu membela dan melindungi umat Islam di India dari pembantaian.

Lha tiba tiba kok ada satu orang yang berusaha membelokkan tuntutan mayoritas peserta aksi dan menciptakan suasana yang tidak kondusif. Apalagi berusaha mengaduk-aduk emosi peserta agar tercipta anarkisme terhadap nya, sehingga menjadikan aparat punya alasan untuk membubarkan aksi karena dianggap situasi tak kondusif lagi.

Jadi jelas siapa penumpang gelapnya, penumpang gelapnya adalah si pria berbaju batik itu sendiri. Indikasinya apa?. Yang pertama, karena tuntutan dia beda sendiri, Yakni anti ajaran islam Khilafah, Yang kedua, merusak kekhidmatan aksi dan Yang ketiga, menciptakan situasi yang tak kondusif yang hampir saja berujung anarkis dalam sebuah aksi damai.

Akan tetapi, yang sangat disayangkan adalah diamnya aparat terhadap penumpang gelap seperti ini, dan begitu menikmati ocehan demi ocehan pria penumpang gelap ini. Harusnya aparat sigap memasukkan pria ini ke truck dan diinterogasi, agar acara tetap khidmat dan emosi peserta tidak tersulut. Dan tidak ada kesan pula mengadu domba umat. Karena tugas aparat adalah mengamankan aksi agar tetap damai seperti yang kita harapkan bersama. [ ]

HIDUP ISLAM! HIDUP KHILAFAH! ALLAHU AKBAR!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar